Friday, June 20, 2014

Pengertian HTML5 dan Perbedaan HTML5 dengan HTML 4

Pengertian HTML5 adalah,

Secara umum, kita bisa kelompokkan perubahan yang dibawa HTML5 ke dalam 5 kategori:
  • Struktur halaman,
  • presentasi visual,
  • tools grafis,
  • support rich media, dan
  • peningkatan support javascript.
Kanvas dapat terdiri dari wilayah yang didefinisikan dalam kode HTML seperti “ height width”. Kode JavaScript dapat mengakses daerah melalui set lengkap menggambar fungsi yang sama dengan umum lainnya 2D API, sehingga memungkinkan untuk grafis yang dihasilkan secara dinamis. Secara garis besar kanvas digunakan untuk rendering grafis bitmap dinamis

Perbedaan HTML 5 dengan HTML 4

Presentasi visual ditingkatkan dengan CSS3. CSS3 membawa perubahan pada pengelolaan font, animasi dan mobile untuk urusan grafis, HTML5 memungkinkan kita membuat gambar langsung dalam format SVG maupun CANVAS. HTML4 hanya gambar berbasis pixel seperti JPEG dan GIFF.Support untuk rich media ditunjukkan HTML5 dengan munculnya tag video dan audio yg bisa mensupport beragam format. tanpa perlu Flash terakhir peningkatan support javascript. Ada beberapa fitur menarik yg muncul pada HTML5 seperti localstorage dan geolocation.

Pengertian MEDLINE(Medical Literature Analysis and Retrieval System Online )

 Dalam bidang medical atau medis, dimana cara dokter dapat menggunakan data data dari pasien yang sudah ada sehingga memiliki history untuk tindak lanjut terhadap pasien yang akan ditanganinya. Mencakup biologi, biokimia, kedokteran, keperawatan, farmasi, dsb. Fungsi MEDLINE merupakan sumber penting bagi peneliti dan jurnalis biomedis di seluruh dunia.

MEDLINE menggunakan MeSH ( Medical subject Headings ) untuk pencarian informasinya ( information retrieval ), menggunakan Boolean expression digabungkan dengan MeSH dimana dapat menemukan artikel yang mirip dengan yang diberikan didasarkan pada system matematika yang memperhitungkan kesamaan isi kata abstrak dan judul artikel.

System yang digunakan tidaklah friendly user, dimana pengguna yang tidak terbiasa menggunakan akan frustasi dengan jumlah artikel yang dikembalikan oleh mesin pencarian yang tidak semuanya digunakan dan tidak dijamin lengkap, dalam masa pencarian tersebut membutuhkan waktu yang lama dan hanya menerima istilah-istilah yang ada dalam MeSH dan apabila melakukan klik pada related articles menyebabkan memperluas pencarian dan menambah jumlah data yang dikembalikan tidak mengurangi yang diinginkan.

MEDLINE menggunakan system survey, dimana survey tersebut tidak boleh diclose dan dibiarkan terbuka selagi kita melakukan searching dan melakukan klik terhadap data yang kita cari, lalu dalam web browser yang baru tersebut akan mencatat dan melakukan ranking apa saja yang kita cari dan kita klik. Lalu kita memberikan penilaian dimana survey tersebut berkaitantentang web, role sebagai pencari, keyword, dsb ( Customer Satisfaction Survey )

Pengertian Distributed Information Retrieval Systems

Jumlah kumpulan dokumen semakin meningkat atau membesar sehingga dengan adanya Sistem Information Retrieval Terdistribusi dapat mengatasi masalah tersebut dengan cara mendistribusikan dokumen-dokumen yang ada ke semua komputer yang ada.
Jenis khusus dari Sistem Information Retrieval Terdistribusi adalah Sistem IR Peer-to-Peer(P2P), yaitu jika informasi dapat diulang pada beberapa komputer maka tidak ada control akses

Masalah-masalah utama rekayasa informasi:
a. Mendefinisikan protokal pencarian untuk permintaan transmisi dan hasil
b. Merancang server yang dapat menerima permintaan secara efisien, memulai subproses

Masalah-masalah algoritma:
a.   Bagaimana mendistribusikan dokumen-dokumen di server pencarian yang terdistribusi
b.   Bagaiman untuk menentukan server mana yang seharusnya menerima permintaan
c.   Bagaimana menggambungkan hasil dari server yang berbeda

Distributed  Information Retrieval System menggunakan tools yang namanya Gnutella dan Napster dimana kedua tools ini memiliki sifat P2P atau Peer to Peer yaitu jika informasi dapat diulang pada beberapa komputer maka tidak ada control akses terpusat.

Pengertian Multimedia Information Retrieval Systems

Sistem Information Retrieval Multimedia ini berhubungan dengan gambar, video, audio, musik dan objek multimedia lainnya.
Dalam Sistem Information Retrieval Multimedia query-query dapat dinyatakan dalam teks atau gambar maupun melodi sehingga memudahkan untuk mencari informasi. Struktur objek multimedia lebih kompleks dari pada struktur data tekstual yang membutuhkan integrasi sistem manejemen database multimedia untuk mengelola dan menyimpan objek
Tingkat kesamaan/proses matching perlu diperluas untuk menentukan peringkat pada dokumen-dokumen multimedia yang diambil kembali
 

Bahasa query untuk sistem ini lebih kompleks tergantung pada jenis query, pencarian hanya dilakukan oleh konten(gambar,musik), deskripsi teks atau kombinasi keduanya antara konten

Multimedia Information Retrieval System menggunakan tools yang disebut MIR dimana tools menyediakan sebuah field untuk memasukkan query yang tekstual. Sintak query boleh menggunakan operator Boolean. Hasil query ditampilkan di panel hasil. Hasil query tersebut teks, gambar maupun video yang sesuai dengan query yang dimasukkan.

Pengertian Digital Libraries

Digital Libraries adalah salah satu lembaga pertama yang menggunakan sistem IR , untuk membuat katalog catatan untuk bahan dari perpustakaan . Katalog dapat pencarian oleh pengguna di perpustakaan atau melalui Web ( akses online katalog publik ) . Katalog ini menggunakan teknologi database, catatan disusun sesuai dengan standar seperti MARC ( judul, judul subjek beberapa , dan nomor klasifikasi ) . Perpustakaan modern sedang berubah menjadi perpustakaan digital sebagai akibat dari pertumbuhan penerbitan elektronik , yang membuat informasi yang tersedia dalam bentuk digital . Melalui Web, antarmuka tunggal menyediakan akses ke sumber daya lokal , serta akses remote ke database dalam ilmu , humaniora , dan bisnis , termasuk jurnal teks lengkap , surat kabar , dan direktori .

Pada Digital Libraries karena siapa pun dapat mengakses dan mengubah informasi yang tersimpan, membuat informasi kurang dapat diandalkan. Sebagian besar subtopik yang singkat, juga, dan tidak membantu jika Anda mencari informasi mendalam.