Showing posts with label penjadualan pada prosesor tunggal. Show all posts
Showing posts with label penjadualan pada prosesor tunggal. Show all posts

Monday, November 26, 2012

Algoritma Penjadualan Feedback (FB)

Feedback ( FB )
dalam algoritma Feedback setiap proses yang datang langsung masuk pada antrian prioritas tertinggi, sehingga langsung di eksekusi selama satu slot atau satu kuantum, jadi setiap proses yang datang selalu didahulukan karena memiliki prioritas yang tinggi, bila proses tersebut ter-preempt(tersela) oleh proses lain atau jatah waktunya habis selanjutnya dimasukkan ke dalam antrian prioritas lebih rendah ( teknik ini disebut multilevel feedback )

apa saja sih dalam pokok pembahasan Feedback ( FB )?
  • penjadualan menggunakan model preemptive
  • setiap proses mempunyai prioritas
  • nomor prioritas dapat berubah
  • setiap satu nomor prioritas disediakan antrian tersendiri
  • dalam setiap antrian digunakan algoritma FCFS, kecuali antrian untuk prioritas terendah
  • pada antrian prioritas terendah digunakan algoritma round robin
kekurangan dari algoritma Feedback (FB)
  • turn around time (TAT) proses yang panjang dapat semakin lama
  • proses yang panjang dapat mengalami starvation bila terus menerus datang proses yang baru
  • overhead tinggi
kelebihan dari algoritma Feedback (FB)
  • dapat digunakan pada kondisi dimana informasi tentang panjang proses atau perkiraan waktu eksekusi tidak diketahui
Bagaimana solusi untuk mencegah starvation?
dapat menggunakan FB dinamis dan digunakan jatah waktu eksekusi dinamis ( menggunakan kuantum 2 pangkat i )

Friday, November 23, 2012

Penjadualan Higest Response Ration Next


Highest Response Ratio Next (HRRN)
Highest response ration next merupakan algoritma yang pemilihan proses didasarkan pada rasio response tertinggi
Rasio response diperoleh dari pertandingan antara jumlah waktu tunggu ditambah perkiraan service time dengan perkiraan service time, data waktu eksekusi diperoleh dari developer atau berdasarkan rekaman sebelumnya, proses kecil akan cenderung menghasilkan rasio response besar.

Kekurangan dari response ratio next
  • Terjadi overhead akibat scheduler harus mengetahui/memperkirakan service time proses proses yang akan dieksekusi

Kelebihan dari response ratio next
  • Dapat mencegah starvation
  • Setiap proses akan mendapatkan layanan yang seimbang
  • Response time cepat


Penjadualan Algoritma Shortest Remaining Time


Shortest remaining time merupakan algortima yang eksekusi proses diatur berdasarkan perkiraan sisa waktu terkecil
Proses yang baru masuk dapat langsung dieksekusi bila total waktu eksekusinya lebih kecil daripada sisa waktu proses yang sedang running dan merupakan model preemtivenya SPN.

Kekurangan dari shortest remaining time
  • terjadi overhead akibat scheduler harus menghitung/memperkirakan sisa waktu eksekusi setiap proses untuk menentukan sisa waktu yang terkecil
  • dapat terjadi starvation pada proses yang panjang
  • proses yang panjang dikalahkan oleh proses yang kecil
Kelebihan dari shortest remaining time
  • Kualitas layanan rata rata yang diterima proses lebih baik
  • Throughput tinggi
  • Response time cepat




Penjadualan Algoritma Shortest Process Next


Shortest process next merupakan algoritma yang eksekusi proses diatur berdasarkan perkiraan ukuran proses terkecil
Kekurangan dari shortest process next
  •  scheduler harus mengetahui/memperkirakan ukuran setiap proses yang akan dieksekusi
  •  proses besar dapat mengalami starvation
  • overhead bisa tinggi

Kelebihan dari shortest process next
  •  dapat mencegah kerugian yang dialami proses kecil seperti pada FCFS
  •  throughput tinggi
  •  proses kecil mempunyai response time kecil

Penjadualan Algoritma Round Robin


Round Robin (RR)
round robin merupakan algoritma yang eksekusi proses diatur berdasarkan alokasi waktu tertentu (slot waktu ) yang di atur dengan clock interrupt, clock interrupt mengatur waktu secara periodik. Bila terjadi clock interrupt maka proses yang seddang running dimasukkan ke dalam antrian ready dan proses di antrian ready paling depan di eksekusi

kekurangan dari round robin
  • performansi lebih buruk dibanding FCFS jika ukuran slot lebih besar daripada ukuran proses terbesar
  • dapat terjadi overhead berlebihan jika ukuran setiap slot terlalu kecil
  • proses I/O bound mendapatkan waktu layanan lebih sedikit
Solusi dari kekurangan round robin
round robin dimodifikasi menjadi virtual round robin(VRR)  dengan menambahkan sebuah antrian yang disebut memory antrian auxiliary

Kelebihan dari round robin
  • dapat menghindari ketidak adilan layanan terhadap proses kecil seperti yang terjadi pada FCFS
  • respone time lebih cepat untuk proses berukuran kecil
  • dapat mencegah starvation
  • overhead kecil, jika ukuran proses rata rata lebih kecil dibanding ukuran quantum/slot